Skip to content
  • Jakarta - Indonesia
  • [email protected]
  • 021-53660861
  • Jakarta - Indonesia
  • Beranda
  • Produk
  • Jasa Instalasi
  • Youtube Channel
  • PROMO
  • Blog
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
placeholder-661-1-1.png
  • Beranda
  • Produk
  • Jasa Instalasi
  • Youtube Channel
  • PROMO
  • Blog
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
qstorage.png

Tag: Azure

July 2, 2025

Otomatisasi Manajemen Data: Sekilas tentang Azure Storage Actions

Azure Storage Actions adalah platform yang dikelola sepenuhnya oleh Microsoft Azure untuk mengotomatiskan tugas-tugas manajemen data. Dengan layanan ini, Anda bisa memproses miliaran blob (file/data di penyimpanan) dengan mudah, cepat, dan tanpa perlu mengelola infrastruktur sendiri. Azure Storage Actions mendukung: Azure Blob Storage Azure Data Lake Storage Solusi dan Layanan Manajemen Data di Azure Storage Movement (Pemindahan Data) Pengalaman menyeluruh untuk menemukan, merencanakan, dan memindahkan data ke Azure dengan aman, cepat, dan hemat biaya. Insights (Wawasan) Menyimpan dan mengelola metrik serta metadata untuk mendapatkan pemahaman mendalam tentang data Anda. Actions (Tindakan Otomatis) Platform tanpa server (serverless) yang fleksibel dan bisa diskalakan, untuk memproses data secara otomatis demi keperluan manajemen, perlindungan, keamanan, dan tata kelola data. Tantangan yang Dihadapi Organisasi Volume data terus bertambah. Banyak pelanggan memiliki ratusan akun storage dengan miliaran objek di dalamnya. Operasi massal seperti penghapusan, tagging, dan proteksi data menjadi rumit. Kebijakan otomatis bawaan (lifecycle) terlalu terbatas dan sulit dikembangkan lebih lanjut. Perkenalan Azure Storage Actions Platform otomatisasi manajemen data yang: Bisa memproses miliaran blob dengan mudah. Tanpa perlu pengaturan infrastruktur manual. Mendukung berbagai skenario seperti: proteksi data, optimasi biaya, tagging, duplikasi, hingga penghapusan file. Bagaimana Cara Kerja Azure Storage Actions? Azure Storage Actions menggunakan prinsip Event-Condition-Action (Peristiwa – Kondisi – Aksi): Dapat dijalankan secara terjadwal atau on-demand (saat dibutuhkan). Memproses blob berdasarkan kondisi tertentu, seperti nama file, tipe blob, waktu pembuatan, dll. Menggunakan aksi bawaan (seperti copy, delete, set tag, dsb). Tanpa server (serverless): Tidak perlu infrastruktur khusus. Azure akan otomatis menskalakan sesuai kebutuhan. Tanpa coding: Hanya perlu klik-klik untuk membuat tugas otomasi. Fitur Utama Azure Storage Actions Proteksi Data: Immutability (data tidak bisa diubah), legal hold (penahanan hukum), pengaturan waktu kedaluwarsa blob. Optimasi Biaya: Pindahkan atau hapus blob yang sudah lama. Tagging Otomatis: Mengelola tag blob berdasarkan kondisi. Undelete: Memulihkan blob yang terhapus. Copy Blob & Folder: Operasi pemindahan dan penggandaan file atau folder. Cara Memulai Azure Storage Actions Masuk ke Azure Portal Cari dan buka Azure Storage Actions Buat Tugas (Create Task): Tentukan Kondisi (Define Conditions) dengan ekspresi logika, contoh: and(endsWith(Name, ‘pdf’), equals(BlobType, ‘BlockBlob’)) Artinya: File harus berakhiran .pdf Tipe blob harus BlockBlob Jika kondisi ini dipenuhi, maka: Tag process = true akan ditambahkan Kebijakan immutability akan disetel ke “locked” Buat Penugasan (Create Assignment) Pilih blob/folder atau storage account mana yang akan dikenakan tugas tersebut. Pantau Eksekusi Setelah tugas dijalankan, hasilnya akan tersimpan di dalam container storage dalam bentuk laporan. Contoh Penggunaan (Use Cases) Manajemen Retensi Otomatiskan durasi penyimpanan dan kedaluwarsa file audio berdasarkan tag dan waktu pembuatan. Manajemen Versi Dataset Kelola siklus hidup dataset dengan metadata dan tag untuk perlindungan dan penghematan biaya. Pemrosesan Sekali Jalan (One-Off) Mengaktifkan kembali data dari tier archive. Menghapus data lama dan tidak diperlukan. Reset tag hanya pada sebagian dataset. Infrastruktur IT yang kuat adalah kunci produktivitas perusahaan. Dengan storage indonesia, Anda bisa mendapatkan solusi IT lengkap yang sesuai dengan kebutuhan Anda. iLogo Indonesia sebagai mitra terpercaya siap mengintegrasikan semuanya agar bisnis Anda tetap berjalan lancar dan aman. Hubungi kami sekarang atau kunjungi storage.ilogoindonesia.id untuk informasi lebih lanjut!

Read More
April 25, 2025

Kebijakan Perlindungan Microsoft Purview untuk Azure Data Lake & Blob Storage Kini Tersedia di Semua Wilayah

Saat ini, organisasi menghadapi tantangan penting: bagaimana menerapkan tata kelola data (data governance) secara otomatis dan konsisten di seluruh lanskap data yang terus berkembang pesat. Dengan meningkatnya penggunaan AI dan kebutuhan akan data dalam jumlah besar untuk pelatihan model, Chief Data Officer (CDO) dan Chief Information Security Officer (CISO) harus mampu mencegah kebocoran data sensitif seperti PII (data pribadi) atau informasi kartu kredit—sekaligus tetap mematuhi regulasi data dan hukum yang berlaku. Banyak organisasi yang menggunakan Azure Blob Storage dan Azure Data Lake Storage (ADLS) untuk menyimpan data dalam skala besar karena menawarkan solusi penyimpanan cloud yang aman, fleksibel, dan selalu tersedia. Sistem seperti RBAC (role-based access control), ABAC (attribute-based access control), dan ACL (access control lists) memang bisa membantu membatasi akses ke data berdasarkan metadata seperti nama file, tag, atau nama kontainer. Namun, dalam beberapa kasus, organisasi juga perlu membatasi akses secara otomatis berdasarkan isi data itu sendiri—misalnya, untuk mendeteksi dan melindungi data sensitif seperti nomor kartu kredit di dalam sebuah blob. Di sinilah peran solusi seperti Microsoft Information Protection (MIP) menjadi penting. Solusinya: Microsoft Purview Information Protection (MIP) MIP menyediakan cara sentral dan efisien untuk melindungi data, dengan membatasi akses ke data berdasarkan label sensitivitas yang ditemukan melalui pemindaian otomatis. Perlindungan ini bisa diterapkan langsung ke data di akun penyimpanan Azure, tanpa perlu proses pemindaian atau pelabelan manual oleh tim internal. Dengan fitur ini, organisasi dapat menerapkan tata kelola data yang konsisten sekaligus memenuhi standar keamanan dan kepatuhan. Contoh Kasus: Meningkatkan Tata Kelola Data dengan Kebijakan Perlindungan MIP Misalnya, perusahaan global seperti Contoso menyimpan data dalam jumlah besar di Azure Storage. Penggunanya beragam—mulai dari auditor keuangan, tim hukum, hingga analis data. Data baru terus diunggah setiap hari, dan sebagian besar mengandung informasi sensitif. Jika analis data mengakses blob bernama “logs”, dan file tersebut berisi PII atau data keuangan, maka akses seharusnya hanya diberikan kepada tim keuangan. Dengan kebijakan perlindungan MIP, akses dapat diatur secara otomatis berdasarkan label sensitivitas yang ditemukan dalam isi file—dan diperbarui sesuai konten terbaru. Keunggulan Utama: Pelabelan Otomatis: Secara otomatis memberi label sensitivitas pada data di Azure Storage berdasarkan tipe informasi sensitif yang terdeteksi. Perlindungan Otomatis: Secara otomatis membatasi akses berdasarkan label. Misalnya, hanya grup tertentu yang bisa mengakses data dengan label “Highly Confidential”. Kontrol Tingkat Enterprise: Kebijakan ini memastikan hanya pengguna yang terautentikasi (Azure Entra ID atau grup pengguna M365) yang bisa membaca blob. Manajemen Kebijakan Terpusat: Admin bisa membuat, mengatur, dan menerapkan kebijakan perlindungan dari satu portal Microsoft Purview untuk semua akun Azure Storage. Dengan menerapkan kebijakan ini, Contoso berhasil mengamankan data mereka dan menjaga kepatuhan dengan cara yang efisien dan terpusat. Syarat yang Diperlukan: Memiliki lisensi Microsoft 365 E5 Menggunakan model pembayaran Pay-as-you-go berdasarkan jumlah aset yang dilindungi Informasi lebih lanjut tentang lisensi dan pembayaran dapat ditemukan di dokumentasi Microsoft Untuk mencoba, Anda bisa mendaftar uji coba M365 E5 melalui portal Microsoft Cara Memulai: Fitur Public Preview ini mendukung layanan berikut: Azure Blob Storage Azure Data Lake Storage (ADLS) Langkah-langkah mengaktifkan perlindungan: Masuk ke portal Microsoft Purview > pilih kartu Information Protection > pilih Policies Gunakan atau buat label sensitivitas baru untuk data di Azure Storage Konfigurasikan pelabelan otomatis berdasarkan tipe informasi sensitif Buat kebijakan perlindungan dan hubungkan dengan label yang relevan Terapkan kebijakan tersebut ke akun Azure Blob Storage atau ADLS Anda Ilustrasi Proses (Diagram) (Di bagian ini, Anda dapat menambahkan diagram alur atau proses sesuai kebutuhan presentasi atau dokumen) Batasan Selama Masa Uji Coba (Public Preview): Maksimal 10 akun penyimpanan bisa diatur dalam satu kebijakan Jika aturan pola (pattern rules) diubah, maka label akan diperbarui ulang di semua akun Sinkronisasi label bisa tertunda, yang berdampak pada penerapan kebijakan Jika akun penyimpanan menggunakan Customer-Managed Keys (CMK), maka kebijakan MIP tidak berlaku Langkah Selanjutnya Dengan fitur ini yang kini tersedia di semua wilayah, organisasi bisa langsung mulai menerapkan kebijakan perlindungan di akun Azure Storage mereka untuk memastikan tata kelola data yang konsisten dan aman. Kami mendorong Anda untuk mencoba fitur ini dan memberikan masukan. Umpan balik Anda akan sangat membantu dalam pengembangan fitur ke tahap general availability. Infrastruktur IT yang kuat adalah kunci produktivitas perusahaan. Dengan storage indonesia, Anda bisa mendapatkan solusi IT lengkap yang sesuai dengan kebutuhan Anda. iLogo Indonesia sebagai mitra terpercaya siap mengintegrasikan semuanya agar bisnis Anda tetap berjalan lancar dan aman. Hubungi kami sekarang atau kunjungi storage.ilogoindonesia.id untuk informasi lebih lanjut!

Read More
April 7, 2025

Azure File Sync: Lebih Cepat, Lebih Aman, dan Mendukung Windows Server 2025

Azure File Sync memungkinkan sinkronisasi data secara mulus dari Windows Server lokal (on-premises) ke Azure Files, sangat cocok untuk kebutuhan hybrid dan memudahkan proses migrasi. Anda bisa tetap menggunakan kinerja dan fleksibilitas File Server lokal, sambil mendapatkan keuntungan dari skala dan efisiensi biaya Azure Files. Kini, Azure File Sync hadir dengan fitur-fitur baru yang menarik: Onboarding server dan pemulihan bencana 7x lebih cepat, mempercepat proses akses data di server baru. Performa sinkronisasi meningkat 10x, mempercepat migrasi data dan sinkronisasi perubahan besar seperti pengaturan izin file. Dukungan untuk Windows Server 2025, memungkinkan organisasi untuk tetap mengikuti teknologi terbaru. Copilot di Azure siap membantu menyelesaikan masalah umum dengan cepat. Dukungan Managed Identity (preview), memberikan cara yang lebih aman untuk otentikasi ke Azure File Share. Dalam blog ini, kita akan membahas pembaruan utama tersebut dan bagaimana ini dapat meningkatkan pengalaman Anda dalam menggunakan Azure File Sync. 🚀 Provisioning Server Lebih Cepat & Pemulihan Bencana yang Efisien Salah satu peningkatan terbesar adalah waktu provisioning server endpoint yang jauh lebih cepat. Dulu bisa memakan waktu berjam-jam hingga berhari-hari, kini proses ini bisa dilakukan hanya dalam hitungan menit. Ini sangat berguna dalam skenario pemulihan bencana, terutama jika file share Anda berisi jutaan file dan folder. Ada juga tab baru di portal bernama Provisioning Steps, yang membantu Anda melihat status sinkronisasi server. Bahkan sebelum sinkronisasi selesai, Anda sudah bisa mulai mengakses data. Sistem secara otomatis memprioritaskan file yang paling sering digunakan agar tersedia lebih dulu. 🟢 Hasilnya: bisnis bisa mengakses data lebih cepat dan mengurangi waktu henti operasional secara signifikan. ⚡ Performa Sinkronisasi yang Lebih Cepat untuk Migrasi dan Update Massal Sinkronisasi sekarang bisa mencapai hingga 200 item per detik—peningkatan 10x dibandingkan sebelumnya! Ini menjadikan Azure File Sync semakin ideal sebagai alat migrasi data, apalagi saat banyak perubahan file terjadi sekaligus (misalnya perubahan izin file). Sangat cocok untuk perusahaan yang ingin mengganti file server lokal mereka dan mengelola volume data yang lebih besar di cloud. 🖥️ Dukungan Windows Server 2025 Azure File Sync kini mendukung Windows Server 2025 yang menawarkan peningkatan keamanan, performa, dan integrasi cloud. Ekstensi Azure File Sync di Windows Admin Center sekarang bisa digunakan di: Windows Server 2025 Hingga versi lama seperti Windows Server 2012 R2 Integrasi ini memungkinkan Anda mengelola banyak server File Sync dari satu dashboard, menghemat waktu dan menyederhanakan proses konfigurasi. Anda juga bisa menggunakan server Windows sebagai cache cepat untuk Azure Files, dengan opsi cloud tiering untuk efisiensi penyimpanan. 🤖 Azure Copilot: Bantu Troubleshooting Secara Instan Dengan Copilot di Azure, Anda bisa menyelesaikan masalah sinkronisasi dengan bantuan kecerdasan buatan. Misalnya: Jaringan salah konfigurasi Izin RBAC yang keliru File share yang tidak sengaja terhapus Cukup beri perintah seperti: ➡️ “Bantu saya selesaikan masalah Azure File Sync.” Copilot akan mendeteksi masalah, memberikan panduan, dan bahkan bisa langsung memperbaiki kesalahan umum secara otomatis. Keuntungannya? ✅ Hemat waktu troubleshooting ✅ Kurangi downtime ✅ Fokus pada pengembangan bisnis, bukan masalah teknis 🔐 (Preview) Managed Identity: Otentikasi Lebih Aman Azure File Sync kini mendukung Managed Identity (MI)—fitur ini memungkinkan Anda mengakses Azure File Share menggunakan Entra ID (dulu Azure AD) tanpa perlu menggunakan shared key lagi. Fitur ini meningkatkan keamanan di tiga area utama: Otentikasi Storage Sync Service ke Azure File Share Otentikasi server yang terdaftar ke Azure File Share Otentikasi server yang terdaftar ke Storage Sync Service Infrastruktur IT yang kuat adalah kunci produktivitas perusahaan. Dengan storage indonesia, Anda bisa mendapatkan solusi IT lengkap yang sesuai dengan kebutuhan Anda. iLogo Indonesia sebagai mitra terpercaya siap mengintegrasikan semuanya agar bisnis Anda tetap berjalan lancar dan aman. Hubungi kami sekarang atau kunjungi storage.ilogoindonesia.id untuk informasi lebih lanjut!

Read More

Recent Posts

  • HPE Alletra Storage MP X10000 Jadi Storage Objek Pertama yang Bersertifikasi NVIDIA
  • Mengindeks Data Vektor Skala Terabyte dalam Waktu Kurang dari Satu Jam dengan HPE dan NVIDIA
  • Visi Keamanan dan Ketahanan Terintegrasi dari HPE di RSA Conference 2026
  • Bagaimana AI Mengubah Serangan Siber dan Mengapa Ketahanan Siber Itu Penting
  • Mengapa Penting Melakukan Backup Virtual Machine di Era Ransomware Berbasis AI

Categories

  • Blog
  • Uncategorized

Popular Tags

AI Azure backup botnet cara storage sehat Centralized Discovery Controller cloud Das data data storage DeepSeek Dell Technologies HDD infinidat jaringan IT koneksi jaringan NAS netapp netapp NAS netapp San NVMe NVMe/TCP NVMe IP SAN penyimpanan pure storage Qnap ransomware San serangan siber server server kantor SFSS softwatre synology storage storage AWS Storage Indonesia storage microsoft storage net app Surveillance Station synology Synology Cameras synology dsm 7.2 Synology NAS Veeam VM Ware
May 2026
M T W T F S S
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031
« Apr    

Archives

  • April 2026
  • March 2026
  • February 2026
  • January 2026
  • December 2025
  • November 2025
  • October 2025
  • September 2025
  • August 2025
  • July 2025
  • June 2025
  • May 2025
  • April 2025
  • March 2025
  • February 2025
  • January 2025
  • December 2024
  • November 2024
  • August 2024
  • July 2024
  • May 2024
  • April 2024
  • October 2023
  • August 2023
  • March 2023
  • February 2023
  • January 2023
  • December 2022
  • November 2022
  • October 2022
  • August 2022
  • July 2022
  • February 2022
  • November 2021
  • September 2021
  • June 2021
  • March 2021
  • December 2020

Meta

  • Log in
  • Entries feed
  • Comments feed
  • WordPress.org

qStorage menyediakan berbagai macam produk storage original dengan harga sesuai kebutuhan dari berbagai Brand ternama seperti: Asus, Dell, NetApp, Synology, Qnap, Lenovo dan lain sebagainya. 

Kontak Kami

PT iLogo Indonesia

Sales & Marketing

  • Jl. Kebon Jeruk Raya
  • Villa Kebon Jeruk Office F1
    Jakarta, 11530 – Indonesia

8:30 – 17:00 (Mon – Fri)
 (+62) 21 53660861
[email protected]

Support Center
  • Jl. Panjang no. 5,
  • AKR Tower – 9th Floor
    Jakarta Barat 11530