Di tengah ancaman siber yang terus berkembang, fokus pada keamanan siber menjadi lebih penting dari sebelumnya. Serangan seperti ransomware, ancaman dari orang dalam (insider threats), dan serangan berkelanjutan (advanced persistent threats) terus meningkat setiap tahun. Karena itu, perusahaan harus beralih dari pola pikir reaktif menjadi proaktif, dengan menempatkan recovery-first (pemulihan sebagai prioritas utama) di garis depan strategi mereka. Pendekatan ini menekankan pemulihan cepat dan kelanjutan operasional bisnis tanpa gangguan — hal yang sangat penting untuk membangun cyber resiliency. Mengintegrasikan teknologi canggih membantu perusahaan mengoptimalkan strategi perlindungan dan pemulihan data generasi berikutnya, sekaligus selalu selangkah di depan ancaman. Mengapa Pemulihan Siber Itu Penting Model perlindungan data tradisional biasanya lebih fokus pada pencegahan, dengan asumsi bahwa pelanggaran bisa sepenuhnya dicegah. Padahal, kenyataannya, bahkan sistem pertahanan terbaik pun bisa ditembus. Rata-rata, sebuah perusahaan menghadapi lebih dari 1.250 serangan setiap minggu. Kunci bertahan hidup ada pada seberapa cepat dan efisien organisasi dapat pulih. Pola pikir recovery-first menempatkan pemulihan di pusat strategi keamanan siber, sehingga bisa mengurangi dampak operasional dan finansial. Pendekatan ini selaras dengan kerangka kerja seperti NIST Cybersecurity Framework 2.0, yang menempatkan pemulihan sebagai komponen penting dari resiliency. Dengan memprioritaskan pemulihan, perusahaan dapat meminimalkan downtime, menjaga reputasi, dan mempertahankan kepercayaan pemangku kepentingan. Peran Cyber Resiliency dalam Tren Perlindungan Data Menjelang 2025, tren penyimpanan data menyoroti pentingnya cyber storage resiliency dan cyber storage recovery. Strategi yang banyak digunakan antara lain: Penyimpanan immutable (tidak bisa diubah/dihapus) Lingkungan forensik terisolasi (fenced forensic environments) Target waktu pemulihan (RTO) yang terjamin Verifikasi data otomatis Analitik berbasis AI Tujuannya adalah memastikan ketahanan data dan pemulihan yang cepat, tanpa mengorbankan kinerja maupun skalabilitas. Teknologi Canggih untuk Mendukung Cyber Resiliency Kemampuan pengindeksan dan pengelolaan data yang canggih sangat berperan. Teknologi ini membantu organisasi mengenali dan memulihkan data penting lebih cepat, sekaligus mengoptimalkan proses backup. Manfaat utama: Identifikasi & Prioritas Data Penting → Data bernilai tinggi dipulihkan terlebih dahulu untuk mengurangi gangguan bisnis. Pemulihan Lebih Cepat dari Ransomware/Malware → Analitik canggih dapat mengisolasi file yang terinfeksi dan memulihkan data bersih. Optimalisasi Strategi Backup & Arsip → Mengurangi biaya penyimpanan tanpa kehilangan aksesibilitas. 4 Elemen Kunci Recovery-First Penyimpanan Immutable – Data tidak bisa dihapus/diubah oleh pihak yang tidak berwenang, tanpa celah (backdoor) untuk penghapusan. AI & Machine Learning – Prediksi ancaman dan deteksi anomali sebelum berkembang menjadi masalah besar. Otomasi/Orkestrasi – Mempercepat proses pemulihan dan mengurangi kesalahan manusia. Skalabilitas – Solusi yang tumbuh mengikuti kebutuhan organisasi tanpa menurunkan kinerja, serta terintegrasi ke ekosistem keamanan yang lebih luas. Dengan menerapkan strategi ini, perusahaan dapat bersikap proaktif dan memiliki kekuatan cyber resiliency yang tangguh tanpa mengorbankan efisiensi operasional. Tujuannya jelas: memastikan sistem siap pulih dari gangguan dengan cepat dan efektif. Menghadapi ancaman siber saat ini, mengadopsi pola pikir recovery-first bukan lagi pilihan — ini adalah kebutuhan mutlak untuk menjaga integritas data, kelangsungan bisnis, dan kepercayaan pelanggan. Infrastruktur IT yang kuat adalah kunci produktivitas perusahaan. Dengan storage indonesia, Anda bisa mendapatkan solusi IT lengkap yang sesuai dengan kebutuhan Anda. iLogo Indonesia sebagai mitra terpercaya siap mengintegrasikan semuanya agar bisnis Anda tetap berjalan lancar dan aman. Hubungi kami sekarang atau kunjungi storage.ilogoindonesia.id untuk informasi lebih lanjut!
Tag: infinidat
Hari Backup Dunia 2025: Lindungi Data Perusahaan dengan Backup Generasi Terbaru yang Aman dari Serangan Siber
Bagi perusahaan, membangun cyber resilience (ketahanan terhadap serangan siber) pada penyimpanan sekunder sangat penting untuk melindungi salinan backup data. Peringatan World Backup Day 2025 menjadi momen tepat untuk mengingatkan kita akan pentingnya mencadangkan dan melindungi data. Bagi pemimpin keamanan siber seperti CISO, langkah ini wajib dilakukan — idealnya sebagai bagian dari kerangka perlindungan data generasi terbaru. Backup generasi baru tidak hanya sekadar backup, restore, dan disaster recovery biasa. Menyimpan data di tempat yang benar-benar aman secara siber berbeda dengan sekadar memindahkan data ke repositori online. Backup tradisional sering menjadi target empuk serangan siber. Backup tradisional biasanya dirancang untuk mempercepat proses penyimpanan (ingest) data menggunakan teknik inline deduplication, tetapi kelemahannya adalah proses pemulihan yang lambat. Saat ini, dengan ransomware, malware, dan serangan lain yang menargetkan penyimpanan sekunder, perusahaan butuh storage yang tahan serangan (cyber resilient) dengan kemampuan deteksi dan pemulihan cepat hampir seketika. Perusahaan harus punya strategi cyber-focused, recovery-first — fokus pada pemulihan, dengan deteksi cepat, dan pemulihan instan jika terjadi serangan. Sebelum menentukan langkah, tanyakan pada diri sendiri: Data apa saja yang harus dipulihkan? Di mana data itu disimpan? Bagaimana cara melindunginya saat ini? Seberapa cepat harus dipulihkan? Berapa kerugian yang akan dialami setiap menit/jam jika data penting belum dipulihkan? Apakah tujuan pemulihan (business recovery objectives) sudah menjadi bagian dari strategi siber perusahaan? Seberapa besar risiko yang siap ditanggung? Tanpa backup yang aman secara siber, risiko akan jauh lebih tinggi. Ransomware dapat merusak atau menghapus salinan backup, membuat bisnis kehilangan pelanggan, berhenti beroperasi, bahkan merusak reputasi selamanya. Solusi dari Infinidat InfiniBox® dan InfiniGuard® dilengkapi teknologi InfiniSafe® yang membuat pemulihan data hampir instan. InfiniGuard: perangkat backup khusus dengan kinerja cepat, skala besar, dan kompatibel dengan backup software populer (Commvault, Veritas, Veeam, IBM Protect, dll.). InfiniBox: penyimpanan utama dengan ketersediaan 100% dan performa tinggi berkat arsitektur triple-active redundant. Keduanya dirancang untuk memudahkan backup, pemulihan cepat, dan analisis forensik. Fitur Keamanan Utama: Immutable snapshots (salinan yang tidak bisa diubah atau dihapus) Air-gapping logis dan jarak jauh (memisahkan data dari jaringan utama) Lingkungan forensik tertutup untuk investigasi Pemulihan instan (1 menit atau kurang untuk InfiniBox, 20 menit atau kurang untuk InfiniGuard, tanpa memandang ukuran data) Bahkan dalam demo, InfiniBox memulihkan 2PB data hanya dalam 4 detik, dan InfiniGuard memulihkan repository 25,5PB dalam 13 menit. Fitur Lanjutan InfiniSafe Automated Cyber Protection (ACP): memantau dan memicu pembuatan immutable snapshot otomatis saat ada indikasi serangan (terintegrasi dengan SIEM, SOAR, SOC, dll.). InfiniSafe Cyber Detection: menggunakan AI & ML untuk mendeteksi kerusakan atau tanda serangan dengan akurasi hingga 99,99%, dan menemukan salinan terakhir yang aman untuk dipulihkan. Dengan fitur ini, Anda bisa tahu kondisi pasti data, menemukan backup yang sehat terakhir, dan memulihkannya dalam sekali klik. Kesimpulan: Jika cara backup data perusahaan Anda sekarang masih konvensional, bisa jadi itu titik lemah. World Backup Day 2025 adalah pengingat bahwa sudah saatnya beralih ke cyber secure backup generasi terbaru. Untuk informasi lebih lanjut atau demo, hubungi Infinidat atau partner resmi, atau kunjungi booth Infinidat di RSA 2025, Moscone Center, San Francisco (28 April – 1 Mei 2025). Infrastruktur IT yang kuat adalah kunci produktivitas perusahaan. Dengan storage indonesia, Anda bisa mendapatkan solusi IT lengkap yang sesuai dengan kebutuhan Anda. iLogo Indonesia sebagai mitra terpercaya siap mengintegrasikan semuanya agar bisnis Anda tetap berjalan lancar dan aman. Hubungi kami sekarang atau kunjungi storage.ilogoindonesia.id untuk informasi lebih lanjut!
Kurangi Risiko Downtime dengan Perlindungan Data Generasi Terbaru dari Infinidat: Deteksi Ransomware untuk Kesiapan Pemulihan!
Menurut artikel dari SiliconANGLE pada Februari 2025, laporan terbaru dari Bitdefender menyatakan bahwa Februari 2025 adalah bulan terburuk dalam sejarah untuk serangan ransomware. Bulan tersebut mencatat jumlah serangan ransomware tertinggi yang pernah dilaporkan. Check Point Research juga mencatat lonjakan serangan siber global terbesar dalam dua tahun terakhir—naik 30% di kuartal 2 tahun 2024 dibandingkan kuartal yang sama di tahun sebelumnya, dengan 1.636 serangan per minggu. Sementara itu, Comparitech dalam laporan “Ransomware Roundup” untuk kuartal 1 tahun 2025 mencatat 2.190 serangan ransomware secara global, meningkat 184% dibanding kuartal 1 tahun 2024. Dampak keuangan dari kejahatan siber sangat besar. Menurut Cybersecurity Ventures, biaya yang ditimbulkan akibat kejahatan siber diperkirakan mencapai $10,5 triliun pada 2025. Comparitech melaporkan bahwa rata-rata tebusan yang diminta dalam serangan ransomware yang dikonfirmasi adalah $2,14 juta, dan bahkan bisa mencapai $6,7 juta untuk organisasi pemerintah. “Dalam kondisi krisis ransomware saat ini, pertanyaannya bukan lagi apakah serangan akan terjadi, tapi kapan.” — Michael Colby Ancaman semakin besar karena para pelaku kejahatan siber terus mengembangkan metode baru, kini bahkan menggunakan AI untuk mempercepat serangan dan mengeksploitasi celah keamanan. Bagaimana Serangan Ransomware Terjadi? Metode mereka bukan lagi rahasia: Masuk lewat celah keamanan. Lanjut ke fase intrusi manual. Tanam kode ransomware secara diam-diam. Menyebar dan menanamkan malware di seluruh infrastruktur data organisasi. Biasanya, proses ini terjadi diam-diam selama berminggu-minggu atau berbulan-bulan. Tapi sekarang, hanya dalam hitungan hari bahkan jam, mereka bisa menyebar, mengenkripsi data, dan melancarkan serangan besar-besaran. Cara Ransomware Menyembunyikan Serangan Sebelum Diluncurkan: Timebomb Ransomware: Tidak langsung aktif, membuat backup data ikut terinfeksi tanpa disadari. Enkripsi Lambat & Bertahap: Hanya mengenkripsi sebagian file secara perlahan agar tak terdeteksi oleh alat monitoring biasa. Metadata Tidak Berubah: File yang telah dienkripsi tetap terlihat normal karena metadata (nama, ukuran, ekstensi) tidak berubah. Korupsi Database Halus: Menyisipkan kerusakan ke dalam halaman database agar tidak langsung terdeteksi. Shadow Encryption: Teknik baru dengan enkripsi dalam memori dan algoritma ganda yang sangat sulit dideteksi. Karena teknik serangan semakin canggih dan cepat, deteksi dini menjadi sangat penting untuk meminimalkan kerusakan dan mempercepat respons. Solusi dari Infinidat: InfiniSafe® Cyber Detection Infinidat tidak hanya fokus pada pemberitahuan setelah serangan dimulai—itu sudah terlambat! Dengan teknologi deteksi proaktif berbasis AI dari CyberSense milik Index Engines, InfiniSafe Cyber Detection mendeteksi tanda-tanda serangan jauh sebelum ransomware aktif. Sistem ini: Menganalisis isi file dan halaman database. Menggunakan lebih dari 200 analisis berbasis konten. Dapat mengidentifikasi perubahan halus dalam file yang menjadi tanda awal serangan ransomware. “InfiniSafe Cyber Detection hasil kolaborasi Infinidat dan Index Engines telah dilatih untuk mengenali perilaku khas ransomware.” — Michael Colby Kecerdasan Buatan yang Terlatih dan Akurat AI dilatih menggunakan puluhan juta data sampel dari dunia nyata. 10 mesin pembelajaran mesin (ML) bekerja secara mandiri dan menghasilkan prediksi kolektif apakah ada indikasi serangan ransomware. 850+ varian ransomware baru dianalisis setiap hari untuk terus melatih sistem. Validasi dilakukan terhadap 15 juta sampel pelanggan. Uji akhir dilakukan pada 30 juta data baru untuk memastikan akurasi 99,99%, seperti yang dikonfirmasi oleh ESG. Manfaat Utama untuk Organisasi Anda: ✅ Deteksi serangan lebih awal, bahkan sebelum terjadi kerusakan besar. ✅ Keyakinan bahwa data Anda aman dan tidak dikorupsi diam-diam. ✅ Perlindungan aktif terhadap teknik serangan ransomware terbaru. ✅ Siap untuk pemulihan cepat dan minimalkan downtime. Ini adalah akhir dari Bagian 1. Nantikan Bagian 2, yang akan membahas bagaimana InfiniSafe Cyber Detection juga memberikan analisis forensik dan pelaporan serangan siber secara mendalam, menggunakan AI yang sama. Infrastruktur IT yang kuat adalah kunci produktivitas perusahaan. Dengan storage indonesia, Anda bisa mendapatkan solusi IT lengkap yang sesuai dengan kebutuhan Anda. iLogo Indonesia sebagai mitra terpercaya siap mengintegrasikan semuanya agar bisnis Anda tetap berjalan lancar dan aman. Hubungi kami sekarang atau kunjungi storage.ilogoindonesia.id untuk informasi lebih lanjut!