Perbandingan antara Enterprise Data Cloud (EDC) dan penyimpanan tradisional bukan hanya soal teknis. Penyimpanan data bukan cuma tempat menyimpan file—tapi juga memengaruhi bagaimana data diatur, diakses, dilindungi, dan dimanfaatkan. Dengan kata lain, strategi penyimpanan Anda akan sangat memengaruhi cara Anda mengelola data. Dan bagi perusahaan yang ingin mengembangkan AI, memodernisasi sistem, dan tetap fleksibel, manajemen data yang baik bisa menentukan arah bisnis secara keseluruhan. Baik EDC maupun penyimpanan tradisional memang dirancang untuk mendukung kebutuhan data yang terus berkembang, tapi cara keduanya bekerja sangat berbeda. Memahami perbedaannya penting agar Anda bisa memilih fondasi infrastruktur yang tepat. Kelebihan dan Kekurangan Penyimpanan Tradisional Penyimpanan tradisional diciptakan untuk kebutuhan masa lalu—di mana beban kerja bisa diprediksi, sistem infrastruktur bersifat tetap, dan setiap aplikasi memiliki sistem tersendiri. Tapi model seperti itu sudah tidak cocok lagi dengan dunia digital saat ini yang cepat dan didorong oleh data. Beberapa kelemahan penyimpanan tradisional antara lain: Data tersebar dan terkotak-kotak Data tersebar di banyak sistem—baik di kantor (on-prem), di cloud, atau antar departemen. Ini menyulitkan pengelolaan data secara menyeluruh, membuat pengambilan keputusan lambat, dan membuat peluang pemanfaatan data terlewat. Banyak pekerjaan manual Tim IT terlalu sibuk dengan tugas seperti memindahkan, menyalin, atau menyiapkan data, sehingga waktu mereka habis untuk hal-hal teknis dan bukan strategis. Padahal kesalahan kecil bisa menyebabkan downtime, kehilangan data, atau pelanggaran kepatuhan. Data makin banyak dan tak terkendali Setiap tim membuat salinan data untuk kebutuhannya sendiri. Ini menambah biaya, kompleksitas, dan risiko—terutama soal keamanan dan pengawasan. Manajemen yang reaktif Tim IT sering kewalahan menangani masalah kapasitas, performa, atau gangguan sistem. Akibatnya sulit untuk merencanakan ke depan atau mendukung inovasi. Penyimpanan tradisional ibarat mobil tua yang masih bisa jalan tapi kesulitan saat melaju di jalan tol. Masih berfungsi, tapi tidak mampu mengikuti tuntutan zaman seperti AI, hybrid cloud, dan strategi berbasis data. Enterprise Data Cloud: Solusi Modern—Dengan Beberapa Catatan Cloud computing sudah mengubah standar dunia IT—dengan kemudahan akses, otomatisasi, dan fleksibilitas. Inilah yang menjadi dasar dari Enterprise Data Cloud (EDC). EDC membawa fleksibilitas ala cloud ke sistem lokal (on-premise), dengan keunggulan seperti: Akses aman dari berbagai lingkungan EDC mempermudah kepatuhan dengan kebijakan terpusat dan visibilitas yang jelas terhadap semua data. Otomatisasi tugas-tugas manual Proses seperti provisioning, backup, dan perencanaan kapasitas bisa dijalankan otomatis, mengurangi risiko dan menghemat waktu tim IT. Mengurangi silo data EDC menyatukan akses dan kendali atas data tanpa perlu membuat banyak salinan, sehingga pengambilan keputusan jadi lebih cepat dan mudah diawasi. Dengan kata lain, EDC memungkinkan data digunakan kapan saja dan di mana saja dibutuhkan—cocok untuk beban kerja kompleks seperti AI. Tapi EDC Juga Punya Tantangan Walau konsepnya bagus, banyak EDC awal dibangun di atas sistem lama. Bukan dirancang dari awal. Akibatnya: Sulit diskalakan Performa tidak stabil saat beban meningkat Sistem tetap rumit Banyak organisasi masih belum bisa melihat semua datanya secara utuh Apa yang terjadi jika Anda menjalankan beban kerja modern di sistem lama? Data jadi macet. Survei dari SnapLogic menemukan: 22% pemimpin IT punya data yang “terjebak” di sistem lama dan tak bisa dipindahkan 79% menggunakan alur data (pipeline) yang tidak terdokumentasi dan enggan disentuh Menyelesaikan Masalah Infrastruktur Solusi terbaik bukan menambahkan fitur baru ke sistem lama, tapi membangun ulang dari dasar—dari perangkat keras hingga software. Di Pure Storage, pendekatan ini dilakukan dengan membangun Enterprise Data Cloud dari nol. Hasilnya: Lapisan data terpadu Otomatisasi bawaan Skalabilitas tanpa gangguan Salah satu contoh nyata adalah Evergreen//One™, layanan Storage-as-a-Service (STaaS) yang cepat, hemat daya (hingga 85%), dan efisien dalam penggunaan ruang (hemat hingga 77%). Tanpa perlu ganti sistem besar-besaran. Tanpa gangguan. Cukup solusi penyimpanan modern yang siap menghadapi kebutuhan masa depan. Kesimpulan: Bukan Banyaknya Data yang Penting—Tapi Kemampuan Menggunakannya Di era digital, keunggulan bisnis bukan ditentukan oleh seberapa banyak data yang dimiliki, tapi seberapa efektif data itu bisa dimanfaatkan. Enterprise Data Cloud memberikan fondasi yang lebih baik daripada penyimpanan tradisional—selama dibangun dengan cara yang tepat sejak awal. Infrastruktur IT yang kuat adalah kunci produktivitas perusahaan. Dengan storage indonesia, Anda bisa mendapatkan solusi IT lengkap yang sesuai dengan kebutuhan Anda. iLogo Indonesia sebagai mitra terpercaya siap mengintegrasikan semuanya agar bisnis Anda tetap berjalan lancar dan aman. Hubungi kami sekarang atau kunjungi storage.ilogoindonesia.id untuk informasi lebih lanjut!
Tag: pure storage
Diumumkan: Dukungan Pure Storage Cloud untuk Amazon Elastic VMware Service (EVS)
Hari ini, kami dengan bangga mengumumkan bahwa Pure Storage Cloud kini mendukung Amazon Elastic VMware Service (EVS)—sebuah integrasi baru yang membawa kekuatan block storage berbasis Purity ke lingkungan VMware yang berjalan di AWS. Baik Anda sedang melakukan migrasi dari on-premise, memperluas operasi hybrid, atau beralih dari deployment cloud lainnya, Pure Storage Cloud memberikan jalur yang mulus dan dioptimalkan untuk penyimpanan bagi pelanggan EVS. Perluas Lingkungan VMware Anda ke AWS—Tanpa Kompromi Seiring banyak organisasi meninjau ulang strategi infrastruktur dan aplikasinya akibat perubahan industri, satu tujuan tetap sama: berpindah ke cloud tanpa mengorbankan performa, visibilitas, atau kontrol. Di sinilah Pure Storage Cloud Dedicated hadir—layanan block storage yang dikelola oleh pelanggan di AWS. Layanan ini memberikan fleksibilitas bagi lingkungan VMware untuk masuk ke AWS dengan alat, kontrol, dan performa tingkat enterprise yang sama seperti di data center Anda. Mengapa Pure Storage Cloud Dedicated + EVS? Berikut beberapa manfaat utama dari integrasi baru ini: 1. Pengalaman VMware yang Sama—Sekarang di AWS EVS memungkinkan Anda menjalankan VMware Cloud Foundation (VCF) langsung di Amazon VPC Anda, berdampingan dengan aplikasi lain. Pure Storage telah mendukung integrasi lanjutan untuk VCF, sehingga Anda bisa tetap menggunakan alat dan antarmuka yang sudah familiar. Dengan dukungan VMFS, VAAI, plug-in vSphere Client, dan integrasi datastore native, model operasional Anda tetap konsisten. 2. Dirancang untuk Efisiensi dan Skalabilitas Cloud Kurangi jejak penyimpanan Anda di AWS dengan teknologi kompresi dan thin provisioning terbaik di industri, tanpa batasan throughput. Dukungan untuk protokol iSCSI dan NVMe-TCP, serta kemampuan untuk menskalakan penyimpanan secara independen dari komputasi, memungkinkan penghematan hingga 50% dari total biaya kepemilikan (TCO). 3. Perlindungan Tingkat Lanjut, Terintegrasi Lindungi data VMware Anda dengan fitur-fitur enterprise seperti snapshot yang tidak dapat diubah, replikasi, manajemen salinan data, dan perlindungan ransomware SafeMode. Penuhi target RTO dan RPO tanpa konfigurasi rumit atau overprovisioning. 4. Mobilitas Hybrid Cloud yang Mulus Migrasikan workload VMware ke AWS tanpa perlu mendesain ulang arsitektur. Pure Storage Cloud memungkinkan pelanggan EVS memindahkan workload dengan fleksibel—menjaga performa aplikasi dan konsistensi infrastruktur, sekaligus membuka jalan menuju layanan cloud-native dan EC2. 5. Harga yang Sederhana dan Transparan Berbeda dengan kompetitor yang menggunakan model provisioning berbasis kapasitas dan lisensi rumit, Pure Storage Cloud menawarkan harga yang dapat diprediksi, memudahkan perencanaan dan skalabilitas. Siapa yang Cocok Menggunakan EVS + Pure Storage? Pure Storage Cloud sangat ideal bagi: Perusahaan yang memigrasikan workload VMware ke AWS Pengguna VMware Cloud on AWS (VMC) yang ingin opsi yang lebih fleksibel Tim IT hybrid yang ingin standarisasi dengan Pure Storage di cloud dan on-premise Arsitek cloud yang ingin modernisasi infrastruktur tanpa mengorbankan integrasi VMware Tersedia Sekarang Pure Storage Cloud Dedicated sudah tersedia hari ini di AWS Marketplace, serta melalui Pure Storage dan jaringan global integrator sistem, reseller, dan penyedia layanan terkelola. Ringkasan Pure Storage Cloud Dedicated kini mendukung Amazon Elastic VMware Service (EVS)—memungkinkan organisasi memigrasikan workload VMware ke AWS secara mulus dengan alat, antarmuka, dan performa yang sudah mereka kenal. Infrastruktur IT yang kuat adalah kunci produktivitas perusahaan. Dengan storage indonesia, Anda bisa mendapatkan solusi IT lengkap yang sesuai dengan kebutuhan Anda. iLogo Indonesia sebagai mitra terpercaya siap mengintegrasikan semuanya agar bisnis Anda tetap berjalan lancar dan aman. Hubungi kami sekarang atau kunjungi storage.ilogoindonesia.id untuk informasi lebih lanjut!