Azure Storage Actions adalah platform yang dikelola sepenuhnya oleh Microsoft Azure untuk mengotomatiskan tugas-tugas manajemen data. Dengan layanan ini, Anda bisa memproses miliaran blob (file/data di penyimpanan) dengan mudah, cepat, dan tanpa perlu mengelola infrastruktur sendiri.
Azure Storage Actions mendukung:
- Azure Blob Storage
- Azure Data Lake Storage
Solusi dan Layanan Manajemen Data di Azure Storage
- Movement (Pemindahan Data)
Pengalaman menyeluruh untuk menemukan, merencanakan, dan memindahkan data ke Azure dengan aman, cepat, dan hemat biaya. - Insights (Wawasan)
Menyimpan dan mengelola metrik serta metadata untuk mendapatkan pemahaman mendalam tentang data Anda. - Actions (Tindakan Otomatis)
Platform tanpa server (serverless) yang fleksibel dan bisa diskalakan, untuk memproses data secara otomatis demi keperluan manajemen, perlindungan, keamanan, dan tata kelola data.
Tantangan yang Dihadapi Organisasi
- Volume data terus bertambah.
- Banyak pelanggan memiliki ratusan akun storage dengan miliaran objek di dalamnya.
- Operasi massal seperti penghapusan, tagging, dan proteksi data menjadi rumit.
- Kebijakan otomatis bawaan (lifecycle) terlalu terbatas dan sulit dikembangkan lebih lanjut.
Perkenalan Azure Storage Actions
Platform otomatisasi manajemen data yang:
- Bisa memproses miliaran blob dengan mudah.
- Tanpa perlu pengaturan infrastruktur manual.
- Mendukung berbagai skenario seperti: proteksi data, optimasi biaya, tagging, duplikasi, hingga penghapusan file.
Bagaimana Cara Kerja Azure Storage Actions?
Azure Storage Actions menggunakan prinsip Event-Condition-Action (Peristiwa – Kondisi – Aksi):
- Dapat dijalankan secara terjadwal atau on-demand (saat dibutuhkan).
- Memproses blob berdasarkan kondisi tertentu, seperti nama file, tipe blob, waktu pembuatan, dll.
- Menggunakan aksi bawaan (seperti copy, delete, set tag, dsb).
- Tanpa server (serverless): Tidak perlu infrastruktur khusus. Azure akan otomatis menskalakan sesuai kebutuhan.
- Tanpa coding: Hanya perlu klik-klik untuk membuat tugas otomasi.
Fitur Utama Azure Storage Actions
- Proteksi Data: Immutability (data tidak bisa diubah), legal hold (penahanan hukum), pengaturan waktu kedaluwarsa blob.
- Optimasi Biaya: Pindahkan atau hapus blob yang sudah lama.
- Tagging Otomatis: Mengelola tag blob berdasarkan kondisi.
- Undelete: Memulihkan blob yang terhapus.
- Copy Blob & Folder: Operasi pemindahan dan penggandaan file atau folder.
Cara Memulai Azure Storage Actions
- Masuk ke Azure Portal
- Cari dan buka Azure Storage Actions
- Buat Tugas (Create Task):
- Tentukan Kondisi (Define Conditions) dengan ekspresi logika, contoh:
and(endsWith(Name, 'pdf'), equals(BlobType, 'BlockBlob'))Artinya:
- File harus berakhiran
.pdf - Tipe blob harus BlockBlob
Jika kondisi ini dipenuhi, maka:
- Tag
process = trueakan ditambahkan - Kebijakan immutability akan disetel ke “locked”
- File harus berakhiran
- Tentukan Kondisi (Define Conditions) dengan ekspresi logika, contoh:
- Buat Penugasan (Create Assignment)
- Pilih blob/folder atau storage account mana yang akan dikenakan tugas tersebut.
- Pantau Eksekusi
- Setelah tugas dijalankan, hasilnya akan tersimpan di dalam container storage dalam bentuk laporan.
Contoh Penggunaan (Use Cases)
- Manajemen Retensi
Otomatiskan durasi penyimpanan dan kedaluwarsa file audio berdasarkan tag dan waktu pembuatan. - Manajemen Versi Dataset
Kelola siklus hidup dataset dengan metadata dan tag untuk perlindungan dan penghematan biaya. - Pemrosesan Sekali Jalan (One-Off)
- Mengaktifkan kembali data dari tier archive.
- Menghapus data lama dan tidak diperlukan.
- Reset tag hanya pada sebagian dataset.
Infrastruktur IT yang kuat adalah kunci produktivitas perusahaan. Dengan storage indonesia, Anda bisa mendapatkan solusi IT lengkap yang sesuai dengan kebutuhan Anda. iLogo Indonesia sebagai mitra terpercaya siap mengintegrasikan semuanya agar bisnis Anda tetap berjalan lancar dan aman.
Hubungi kami sekarang atau kunjungi storage.ilogoindonesia.id untuk informasi lebih lanjut!
